Kisah kaktus dan ulat
Aku mohon kepada Tuhan seikat bunga segar, tetapi bukannya mengabulkan, Ia malah memberiku bonsai kaktus yang jelek dan berduri. Aku mohon kepada Tuhan beberapa kupu-kupu yang indah, tetapi Ia malah memberiku ulat yang banyak.
Aku merasa dipermainkan, kecewa dan kesal menjadi satu….
Setelah beberapa hari…
Aku melihat kaktus itu berkembang dan merekah, menampilkan bunga-bunga yang indah. Dan ulat-ulat itu, menjadi beberapa kupu-kupu yang indah terbang kesana kemari bersama angin musim semi yang sejuk.
Kawan, ada kalanya segala sesuatu seperti tampak salah dimata kita. Kita menjadi patah semangat. Namun segala sesuatu akan indah pada waktu-Nya, bukan waktu kita. Seperti seorang anak yang melihat ibunya sedang merajut dari sisi yang lain. Si anak hanya melihat benang kusut serta jarum yang bergerak kesana kemari. Setelah selesai, maka si anak akan melihat hasil rajutan yang indah hasil karya ibunya.
(dikutip dr Unicore)